Tampilkan postingan dengan label kulit manggis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kulit manggis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Juni 2013

Kulit manggis kaya antioksidan

Sebuah peneliian yang dilakukan Mahidol University, Thailand menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah manggis memiliki efek kuat mencegah penyebaran sel kanker, antioksidan yang potensial, dan induksi apoptosis.

Dalam penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Free Radical Research dan Journal of Pharmacology, xanthones, senyawa antioksidan yang terkandung dalam manggis, dipercaya memiliki manfaat seperti mengatasi penyakit jantung, hipertensi, dan trombosis.

Aktivitas xanthones juga berefek pada pelebaran pembuluh darah dan memperlancar aliran darah.

Selain itu manggis juga kaya akan kalium, mineral yang berperan penting dalam metabolisme energi dan kesehatan jantung.

Manggis juga bermanfaat sebagai antitumor, kanker, antipenuaan, pengobatan hipertensi, immunostimulan (meningkatkan daya tahan tubuh), antiobesitas, antivirus, antibiotik, dan antijamur.

 

 

Sumber: obatherbal
Read more

Selasa, 18 Juni 2013

Apa itu Xanthone?

Xanthone merupakan senyawa organik dengan rumus molekul C13H8O2. Mempunyai aktivitas antioksidan yang lebih kuat dari vitamin E, salah satu senyawa alam yang dikenal sebagai antioksidan paling kuat…

Struktur kimia xanthone membentuk inti pusat di berbagai senyawa organik alami, contohnya mangostin, keseluruhannya disebut sebagai xanthone atau xanthonoid. Lebih dari 200 xanthone telah diidentifikasi. Xanthone adalah konstituen tanaman alami pada keluarga Bonnetiaceae dan Clusiaceae serta ditemukan di beberapa spesies pada keluarga Podostemaceae. Banyaknya xanthone tersebut ditemukan pada pericarp buah manggis (Garcinia mangostana).

Kulit buah manggis dan hampir semua bagian tanaman pohon manggis mengandung xanthone. Di antara fitonutrien kuat yang ditemukan dalam kulit dari manggis, xanthone dapat berdiri sendiri memberikan manfaat yang sangat mengesankan. Studi ilmiah menunjukkan bahwa xanthone dapat mempromosikan fungsi kesehatan bagi tubuh.

Perlu perhitungan tersendiri untuk menentukan dosis aman konsumsi xanthone mengingat senyawa ini merupakan antioksidan sangat kuat.
Read more

Selasa, 11 Juni 2013

Manggis si buah tropis

Manggis merupakan buah yang tumbuh di tempat panas dan lembab, yakni Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Indonesia. Warnanya ungu tua dengan diameter 2 sampai 3 inci.

Kulit buahnya keras dan memiliki ketebalan satu inci. Daging buahnya berwarna putih lembut dan buram, menyerupai kepala bawang putih dengan rasa yang sedikit manis dan asam. Di Amerika Utara, manggis segar dapat ditemukan di Kanada dan Hawaii, tetapi tidak dapat diimpor secara legal ke benua Amerika Serikat, karena kekhawatiran bahwa mereka turut membawa serangga.

Nama-nama alternatif untuk manggis adalah Garcinia mangostana L., mangostan, manggis, mangis, dan mang cut. Nama produk yang menggunakan manggis yaitu XanGo, Thai-Go, mangga-xan, Amazon Berries dan Amazon Plus.

Kegunaan Manggis

Di Asia tenggara, kulit buah atau pericarp telah digunakan untuk pengobatan selama beberapa generasi. Menurut cerita rakyat, kulit buah digunakan sebagai teh untuk mengobati diare dan infeksi kandung kemih. Salep yang terbuat dari kulit buah manggis juga dapat diterapkan apabila terkena gangguan kulit.

Kulit buah manggis mengandung senyawa alpha-mangostin, beta-mangostin, garcinone B, dan garcinone E, yang secara kolektif disebut xanthone. Penelitian laboratorium menunjukkan xanthone memiliki efek antikanker. Manggis juga telah ditemukan memiliki sifat antiinflamasi, antimikroba, antijamur dan antiseptik.

Popularitas Manggis

Manggis hampir tidak dikenal di Amerika Utara, sampai masuknya minuman manggis yang disebut XanGo pada akhir tahun 2002. XanGo dijual di seluruh dunia melalui jaringan distributor independen dan banyak produk manggis baru telah memasuki pasar, contohnya Amazon Plus yang diproduksi oleh PT Bintang Sejagat Internasional dari Indonesia.

Meskipun "superfruit" sering dikaitkan dengan konten xanthone, beberapa khasiat manggis mungkin dapat dikaitkan dengan senyawa lain yang disebut tanin dalam kulit buahnya. Tanin memiliki sifat antiinflamasi, antiseptik dan digunakan pada kondisi diare dan iritasi usus.

 

 

Sumber:
Read more