Tampilkan postingan dengan label jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jantung. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Oktober 2013

5 Fungsi antioksidan bagi kesehatan

5 Fungsi antioksidan bagi kesehatan
Antioksidan merupakan senyawa yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Senyawa ini pun memiliki banyak fungsi bagi kesehatan. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Mag for Women berikut ini.

Mencegah penyakit jantung
Sarapan sehat kaya antioksidan adalah kunci mencegah penyakit jantung, demikian menurut berbagai penelitian yang telah dilakukan. Contoh sarapan kaya antioksidan adalah teh hijau atau kopi.

Efek anti penuaan
Antioksidan terkenal sebagai agen anti penuaan. Sebab konsumsi makanan dengan antioksidan juga bisa mengurangi munculnya keriput. Salah satu makanan yang memiliki efek anti penuaan adalah blueberry.

Menguatkan sistem imun
Antioksidan dalam makanan, khususnya vitamin C, punya fungsi untuk menguatkan sistem imun. Jika sistem imun kuat, tubuh pun tak mudah terkena penyakit.

Melindungi sistem saraf
Kombinasi makanan dengan antioksidan, seperti blueberry, strawberry, dan bayam, bisa bekerja sama dalam melindungi sistem saraf. Sehingga penyakit seperti kelainan saraf, termasuk autisme, depresi, dan skizofrenia, bisa dicegah.

Menyehatkan mata
Antioksidan punya peran penting dalam menjaga kesehatan mata, khususnya para lansia. Makan makanan kaya antioksidan pun mampu menurunkan risiko kebutaan dan penyakit lain yang menyerang mata.

Antioksidan bisa diperoleh dari makanan dan suplemen. Namun sumber terbaik tentu berasal dari makanan segar daripada suplemen yang sudah diberi banyak bahan campuran buatan.



Read more

Selasa, 10 September 2013

Musik bawa pengaruh positif pada jantung

Musik bagi kebanyakan orang merupakan bagian dari hidup mereka, apa pun jenis musiknya dengan mendengarkan selama 30 menit dapat membantu fungsi jantung Anda.

Diungkapkan oleh ilmuwan di kongres European Society of Cardiology di Amsterdam, Belanda bahwa mendengarkan lagu kesukaan selama 30 menit, fungsi jantung naik sebesar 19 persen. Meski mekanisme belum diketahui secara jelas, para peneliti yakin peningkatan itu berasal dari perubahan hormon.

Musik berpengaruh pada emosi. Paparan itu kerap menimbulkan reaksi kimia tertentu di otak. Reaksi itulah yang diperkirakan menimbulkan peningkatan fungsi kardiovaskular.

"Ketika kita mendengarkan musik yang kita suka, otak melepaskan endorphin dan itu memperbaiki kesehatan vaskular kita," kata ketua tim peneliti Delijanin Ilic, seperti yang dikutip dari Medical Daily.

Ilic dan rekan-rekannya mencatat penyakit jantung pasien. Mereka diminta untuk berolah raga, mendengarkan musik, atau keduanya selama tiga minggu. Di akhir penelitian, peneliti menemukan bahwa grup kombinasi mengalami kenaikan dalam hal berolahraga dan kesehatan jantung sebesar 39 persen.

Kenaikan itu lebih banyak dari grup yang hanya berolah raga, 10 persen. Sementara itu, grup yang hanya mendengarkan musik fungsi kardiovaskularnya naik 19 persen.

"Kombinasi musik dan olaharaga paling tinggi kenaikan fungsi kardiovaskularnya. Kenaikan fungsi kardiovaskular juga berkaitan dengan kenaikan kemampuan berolahraga," kata Ilic.

"Mendengarkan lagu kesukaan dan berolahraga rutin memperbaiki fungsi jantung dan mungkin merupakan metode untuk pasien CAD (Coronary Artery Disease)," tambahnya.

Ia juga menambakan kenaikan fungsi itu juga dipengaruhi oleh jenis kelamin dan jenis musik. Komposisi harmonis seperti opera dan musik klasik lebih berpengaruh daripada heavy metal.

Dengan kata lain, otak menjadi penentu utama dan hormon yang dilepaskan pun bersifat subjektif.

"Tidak ada musik yang ideal untuk semua orang," kata Ilic.

"Pasien harus memilih musik yang meningkatkan emosi positif dan membuat mereka senang atau santai."

Sumber: Antara
Read more