Tampilkan postingan dengan label blueberry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blueberry. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Juli 2016

Konsumsi buah ini kurangi efek penuaan Anda

Konsumsi buah ini kurangi efek penuaan Anda

Dengan pola makan yang baik, bisa dipastikan seseorang meminimalkan efek penuaan yang terjadi pada dirinya. Terdapat beberapa makanan yang memungkinkan tubuh tetap sehat, walau usia bertambah tua. Beberapa di antaranya juga berfungsi sebagai anti-aging. Makanan dari varietas sayur dan buah ini juga kaya protein serta lemak sehat.

1. Blueberry
Blueberry mengandung vitamin C dan E yang berfungsi sebagai anti-oksidan. Anti-oksidan yang disebut Antocyanin ini mampu menetralkan radikal bebas dan membantu kinerja sistem kardiovaskuler, penglihatan, dan pencernaan.

Studi pada 1999 oleh Jean Mayer, Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University mendukung khasiat blueberry ini. Studi pada tikus membuktikan, konsumsi blueberry setiap hari menghasilkan keseimbangan dan koordinasi tubuh yang lebih baik. Blueberry juga mencegah penurunan fungsi kognitif sesuai penelitian University of Reading and Peninsula Medical School.

Penelitian yang diadakan University of Michigan juga membuka manfaat lain blueberry. Dalam studi ini, tikus percobaan memiliki sensitivitas insulin yang lebih baik setelah 90 hari mengonsumsi blueberry. Hasil riset menjadi kabar baik bagi lansia yang berisiko besar menderita diabetes.

2. Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung Polyphenol yang merupakan anti-oksidan terkuat. Anti-oksidan ini melindungi tubuh dari kanker dan penurunan fungsi jantung. Hal ini sudah dilaporkan dalam The Journal of Nutrition dan European Journal of Cancer Prevention.

Artikel lain dalam  Journal of the American College of Nutrition memuat manfaat lain minyak zaitun, yang kerap digunakan dalam diet Mediterania. Pola diet ditambah minyak zaitun bisa mencegah kulit cepat berkerut.

3. Teh Hijau
Teh hijau adalah asupan lain yang kaya anti-oksidan, antara lain vitamin C, vitamin E, Lutein, Zeaxanthin dan Catechins. Sesuai laporan dalam The Journal of Nutrition dan Cancer Prevention Research, semakin banyak riset yang membuktikan fungsi teh hijau sebagai benteng terhadap kanker, salah satunya kanker hati.

Manfaat teh hijau sebagai anti-aging juga dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Dalam artikel ini, Catechins sebagai salah satu anti-oksidan bisa mencapai jaringan pada mata. Di organ penglihatan ini, Catechins mengurangi stres oksidatif selama lebih dari 20 jam. Riset yang dilakukan di Jerman juga membuktikan, teh hijau yang dikemas dalam bentuk lotion bisa mengurangi kerutan pada mata akibat sering terpapar cahaya LED.

4. Anggur Merah
Anggur merah mengandung anti-oksidan yang disebut Resveratrol. Anti-oksidan ini melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif akibat bertambahnya usia.

Di beberapa studi, Resveratrol mencegah kanker dengan membatasi pertumbuhan tumor pada tikus. Pada studi lain, Resveratrol menambah harapan hidup tikus yang mengonsumsi makanan tunggi kalori. Hasil studi ini dimuat dalam jurnal  Carcinogenesis, Nature, and Clinica Chimica Acta: the International Journal of Clinical Chemistry.


Read more

Kamis, 05 September 2013

Cegah diabetes dengan rutin konsumsi blueberry

Blueberry merupakan salah satu buah komposisi jus Amazon Plus. Blueberry telah dipercaya dapat meningkatkan memori dalam jangka pendek. Namun, tak hanya itu blueberry juga diyakini sebagai buah penuh manfaat.

Sebuah penelitian yang dimuat oleh British Medical Journal mengaitkan kebiasaan memakan lebih banyak buah, terutama blueberry, apel dan anggur, terhadap menurunnya risiko terjangkit penyakit diabetes tipe 2.

Blueberry mengurangi risiko sebesar 26% untuk setiap porsi buah utuh - tetapi jus buah tampaknya tidak memiliki efek yang sama.

Penelitian ini melihat pola makan lebih dari 187.000 orang di Amerika Serikat.

Tapi para peneliti mengatakan hasil penelitian ini harus diperlakukan dengan hati-hati.

Peneliti dari Inggris, Amerika Serikat dan Singapura menggunakan data dari tiga studi besar yang dilakukan oleh perawat dan profesional kesehatan di Amerika Serikat untuk meneliti hubungan antara konsumsi buah dan risiko tertular diabetes tipe 2.

Penelitian menggunakan kuesioner mengenai frekuensi makanan yang terus ditindaklanjuti setiap empat tahun, menanyakan seberapa sering, rata-rata, porsi standar konsumen dalam mengkonsumsi buah.

Buah yang digunakan dalam penelitian ini adalah anggur atau kismis, buah persik, plum atau aprikot, pisang, melon, apel atau pir, jeruk, stroberi dan blueberry.

Para peneliti kemudian menganalisis data yang menunjukkan bahwa memakan tiga porsi buah blueberry, anggur, kismis, apel dan pir dapat menurunkan risiko terjangkit diabetes tipe 2 secara signifikan.

Namun hasil ini tidak diperoleh dengan cara meminum jus buah-buahan ini. Para ahli bahkan menyarankan untuk mengganti jus buah dengan buah-buahan segar.

Sebagai contoh, mengganti jus buah dengan blueberry bisa mengurangi risiko hingga 33%, dengan anggur dan kismis risiko berkurang hingga 19% dan dengan apel dan pir berkurang hingga 13%.

Sumber: BBC Indonesia
Read more

Selasa, 11 Juni 2013

Inilah Manfaat Keluarga Berry

Buah dari keluarga berry seperti strawberry, blueberry, blackberry, acai berry dan lainnya memang dikenal punya kandungan nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Kenali manfaat buah dari keluarga berry berikut untuk mendapatkan manfaatnya.

Jenis keluarga berry ini memang dikenal sebagai buah yang kaya antioksidan. “Apa yang membuat berries begitu istimewa adalah adanya  phytochemical yaitu nutrisi alami yang membantu melindungi sel-sel dari kerusakan,” kata ahli diet Nancy Copperman, MS, RD, CDN, Direktur Inisiatif Kesehatan Masyarakat untuk Kantor Kesehatan Masyarakat di North Shore – Long Island NY, seperti yang dilansir Everydayhealth.
Bantuan Kelola Diabetes

Buah berry ini memang cukup manis, namun manisnya tentu tidak akan membuat lonjakan gula darah pada pengidap diabetes menjadi naik. Konsumsi buah utuh jauh lebih baik daripada dibuat jus. Karena kandungan gula dalam jus akan lebih tinggi dan serat justru akan menyusut.

Mencegah Parkinson

Orang yang makan setidaknya dua porsi buah dalam seminggu memiliki kesempatan 25 persen lebih kecil untuk mengalami penyakit Parkinson. Menurut penelitian, kandungan flavonoid tinggi yang berlimpah dalam berry mengurangi risiko sebesar 40 persen.

Bisa Meningkatkan Kesehatan Jantung

Bahkan orang-orang dengan risiko kuat untuk mewariskan penyakit jantung mungkin menemukan bahwa diet kaya buah-buahan dan sayuran mentah, dapat mengurangi kemungkinan mereka terkena serangan jantung, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam PLoS Medicine. Para peneliti mengamati pola makan dan angka serangan jantung di antara 27.000 orang dari berbagai latar belakang dan menemukan bahwa pemuatan buah-buahan dan sayuran tampaknya mengubah risiko genetik dan menghindarkan Anda dari penyakit jantung.

Pengendalian Berat

“Karena serat dan konten cair, berries memberi kita rasa kenyang,” ungkap Copperman. Dan perasaan kenyang merupakan bagian penting dari mengelola program diet Anda. “Biarkan kreativitas dapur menuntun Anda untuk bereksperimen dengan berries yang kaya gizi,” imbuhnya.

Tekanan Darah

Meskipun tidak ada uji klinis bahwa berry dapat melawan tekanan darah tinggi, ahli gizi dan dokter merekomendasikan diet tinggi buah-buahan segar dan sayuran untuk menjaga tekanan darah Anda. "Manfaat ini akan kembali ke sifat antioksidan buah, dan juga kecenderungan genetik Anda," kata Copperman.

Diet berry mungkin sangat membantu bagi orang-orang yang sejarah keluarganya sarat dengan risiko penyakit jantung (tekanan darah tinggi itu sendiri merupakan faktor risiko penyakit jantung). Senyawa kimia dalam buah melawan peradangan sistemik yang dapat menyertai tekanan darah tinggi, membantu untuk membuat tubuh Anda sehat secara keseluruhan.
 
Melawan Kanker

Flavonoid dikemas dalam berry, seperti blueberry dan raspberry. Penelitian yang dipublikasikan dalamJournal Farmasi dan Analisis Biomedis menunjukkan bahwa flavonoid dan senyawa lain yang ditemukan dalam berry dapat membantu mengurangi risiko kanker usus. Karena kanker diet pencegahan umumnya menekankan buah-buahan dan sayuran, termasuk berry tentu tidak akan merugikan. Sekali lagi, Copperman menekankan, manfaat mencegah kanker ditingkatkan oleh masuknya berbagai buah-buahan dan sayuran yang beraneka warna.

 

 

 

Sumber
Read more

Blueberry Meningkatkan Memori

Dalam hal konsumsi buah di Amerika Serikat, blueberry menempati peringkat kedua setelah stroberi. Blueberry tidak hanya populer, tetapi juga berulang kali mendapatkan peringkat di Amerika sebagai salah satu buah yang memiliki antioksidan tertinggi di antara semua buah-buahan, sayuran, rempah-rempah dan bumbu.

Antioksidan sangat penting untuk mengoptimalkan kesehatan, karena dapat membantu memerangi radikal bebas yang dapat merusak struktur selular serta DNA. Sebagai salah satu buah asli Amerika Utara, blueberry telah dinikmati oleh penduduk asli Amerika selama ratusan tahun.

Apa yang bermanfaat dari Blueberry

Setelah bertahun-tahun penelitian tentang antioksidan blueberry dan manfaat potensinya, yakni baik untuk sistem saraf dan kesehatan otak. Kali ini ada penelitian terbaru yang menarik bahwa blueberry dapat meningkatkan memori. Dalam sebuah studi yang melibatkan orang tua (dengan rata-rata usia 76 tahun). Dua belas minggu konsumsi blueberry setiap hari cukup untuk meningkatkan fungsi kognitif, seperti meningkatkan memori. Selain itu, peneliti mengungkapkan bahwa blueberry memiliki manfaat lain, tidak hanya untuk perbaikan memori. Tetapi juga untuk memperlambat atau menunda timbulnya masalah kognitif lainnya sering dikaitkan dengan penuaan.

nutrients_in_bluebrries

Manfaat kesehatan Blueberry

  • Pendukung antioksidan untuk seluruh tubuh

  • Bermanfaat untuk kardiovaskular

  • Manfaat kognitif

  • Menjaga kadar gula darah

  • Kesehatan mata

  • Antikanker


 

 

Sumber: Obatherbal
Read more